Tampilkan postingan dengan label Tarikh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tarikh. Tampilkan semua postingan

Minggu, 19 April 2015

Sejarah Syiah Nusantara

Membicarakan sejarah Syiah di Nusantara, tak bisa lepas dari pembahasan masuknya Islam ke Nusantara. Sebuah perjalanan panjang merentang hingga lebih dari seribu tahun silam. Silang pendapat diantara para peneliti, mewarnai penulisan sejarah masuknya Islam ke nusantara.
Silang pendapat ini bahkan dibumbui oleh motif-motif politis dibalik penulisan sejarah masuknya Islam ke Nusantara. Pembahasan tidak hanya berhenti disitu, setelah meninjau masuknya Islam ke Nusantara, persoalan kemudian bergeser, dari ‘masuk’, menuju ‘siapa’ yang membawa Islam ke Nusantara? Lalu bergerak lagi mengenai bagaimana berkembangnya Islam di Nusantara. Dari sini lalu bercabang pertanyaan menuju kepada Kerajaan Islam apakah yang pertama berdiri di nusantara?

Senin, 25 Juni 2012

Mujahid Muda


Ibnul Jauzi dalam Shifatus Shofwah (1/460) dan Ibnun Nahhas dalam  Masyariqul ‘Asywaq mengisahkan dari seorang yang shalih yang bernama Abu  Qudamah asy-Syami.

“Suatu ketika aku berangkat bersama beberapa sahabatku untuk  memerangi kaum Salibis di beberapa pos penjagaan dekat perbatasan. Dalam  perjalanan itu aku melalui kota Raqqah (sebuah kota di Irak, dekat  sungai Eufrat). Di sana aku membeli seekor unta yang akan kugunakan  untuk membawa persenjataanku. Di samping itu aku mengajak warga kota  lewat masjid-masjid, untuk ikut serta dalam jihad dan berinfak jihad  fisabilillah.

Sabtu, 14 Januari 2012

SAIFUDDIN QUTHUZ


Saifuddin Quthuz adalah satu di antara tokoh besar dalam sejarah muslimin. Nama aslinya adalah Mahmud bin Mamdud. Ia berasal dari keluarga muslim berdarah biru. Quthuz adalah putra saudari Jalaluddin Al-Khawarizmi, Raja Khawarizmi yang masyhur pernah melawan pasukan Tartar dan mengalahkan mereka, namun kemudian ia kalah dan lari ke India. Ketika ia sedang lari ke India, Tartar berhasil menangkap keluarganya. Tartar membunuh sebagian mereka dan memperbudak sebagian yang lain.